Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Warga Kecewa, Petugas Disdukcapil Lampung Utara Diduga Lontarkan Bahasa Kasar Saat Pelayanan

28 Maret 2026 | 20:03 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-28T13:03:12Z
Pelayanan Disdukcapil Lampung Utara menuai sorotan setelah oknum petugas diduga melontarkan bahasa kasar kepada warga saat perekaman e-KTP, memicu kekecewaan publik.

Solidaritas. Online - Pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara menuai sorotan. Sejumlah warga mengaku kecewa setelah adanya dugaan sikap tidak profesional dari oknum petugas bagian perekaman yang melontarkan bahasa kasar kepada masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi saat warga tengah mengurus perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). 

Alih-alih mendapatkan pelayanan yang baik, warga justru dihadapkan pada ucapan yang dinilai tidak pantas dari petugas.

" Setujahan saya mau, saya ini orang lampung mikirin amat negara ujarnya," di depan awak media 26/3/26.

Ucapan tersebut sontak menjadi perhatian publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pelayanan di instansi tersebut. 

Sikap petugas dinilai tidak mencerminkan etika pelayanan publik yang seharusnya mengedepankan sopan santun dan profesionalitas.

Sebagaimana diketahui, Disdukcapil memiliki peran penting dalam pengurusan administrasi kependudukan, termasuk perekaman e-KTP yang menjadi dokumen wajib bagi warga negara yang telah memenuhi syarat usia. 

Kepemilikan e-KTP sangat krusial karena digunakan dalam berbagai keperluan administrasi, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga perbankan.

Pelayanan administrasi kependudukan sendiri telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, yang menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan yang baik, cepat, dan tanpa diskriminasi.

Munculnya dugaan tindakan kurang pantas dari oknum petugas ini pun memicu harapan masyarakat agar adanya evaluasi dan pengawasan lebih ketat dari pihak terkait. Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Selain itu, petugas pelayanan publik diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dengan mengedepankan sikap ramah, profesional, dan berintegritas, sehingga tercipta pelayanan yang humanis dan bermartabat di Kabupaten Lampung Utara.


(Yosef) 
×
Berita Terbaru Update