Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Antisipasi Lonjakan Pasien Ginjal, RSUD dr. Iskak Tulungagung Tambah Mesin Cuci Darah

11 Februari 2026 | 00:38 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-10T17:38:48Z
RSUD dr. Iskak Tulungagung merencanakan penambahan mesin hemodialisis untuk mengantisipasi lonjakan pasien gagal ginjal dan mengurangi antrean layanan cuci darah di wilayah Tulungagung.

Solidaritas.Online - RSUD dr.Iskak Tulungagung merancang penambahan mesin hemodialisis guna menjawab tingginya kebutuhan layanan cuci darah bagi pasien penyakit ginjal di wilayah setempat.

Direktur RSUD dr.Iskak Tulungagung, dr.Zuhrotul Aini, menyampaikan bahwa permintaan layanan hemodialisis di Kabupaten Tulungagung masih tergolong tinggi, sementara jumlah fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan tersebut masih terbatas.

Saat ini, hanya tiga rumah sakit yang melayani hemodialisis, yakni RSUD dr.Iskak, RS Bhayangkara, dan Rumah Sakit Islam (RSI) Tulungagung. 

Kondisi tersebut berdampak pada padatnya antrean pasien, khususnya di RSUD dr. Iskak sebagai rumah sakit rujukan utama.

“Di RSUD dr.Iskak tersedia 35 unit mesin hemodialisis. Dalam satu hari, jumlah pasien yang harus dilayani bisa mencapai sekitar 100 orang,” ujar dr. Aini, Senin.

Ia menjelaskan, satu unit mesin hemodialisis membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam untuk melayani satu pasien, sehingga keterbatasan jumlah mesin berimbas pada waktu tunggu pasien.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, manajemen RSUD dr.Iskak tengah menyusun rencana penambahan mesin hemodialisis secara bertahap. 

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan sekaligus memberikan akses perawatan yang lebih optimal bagi pasien gagal ginjal di Tulungagung.


(Dadang) 
×
Berita Terbaru Update