Solidaritas.Online - Stabilitas ekonomi politik lokal di Purwakarta terancam oleh defisit kepercayaan akibat kebijakan pengurangan anggaran kemitraan media yang sangat signifikan.
Kebijakan ini dinilai kontradiktif dengan kebutuhan transparansi publik dan efisiensi birokrasi yang seharusnya didukung oleh diseminasi informasi yang luas.
Pemanfaatan anggaran melalui sistem E-Katalog seharusnya menjadi instrumen keadilan, namun di lapangan, penurunan angka alokasi anggaran memicu ketegangan yang kontraproduktif.
Wahyu Hidayat, pendiri Spirit Binokasih sekaligus Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Purwakarta, melihat hal ini sebagai ancaman bagi hak publik atas informasi berkualitas.
"Anggaran media adalah keringat pajak rakyat yang harus dikembalikan dalam bentuk keterbukaan informasi. Jika anggarannya dipangkas habis-habisan sementara belanja birokrasi lain tetap gemuk, patut dipertanyakan komitmen transparansinya," ucap Wahyu.
"Jangan sampai ini menjadi celah bagi oknum kolutif/koruptor untuk bermain dalam gelap tanpa pengawasan media," ujarnya.
