![]() |
| Warga Desa Cempaka Timur, Kecamatan Sungkai Jaya, Lampung Utara, mengeluhkan belum pernah menerima bantuan sosial meski mengaku hidup dalam kondisi ekonomi sulit. |
Solidaritas.Online – Seorang warga Desa Cempaka Timur, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara, mengeluhkan dirinya tidak pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah, meskipun mengaku berada dalam kondisi ekonomi yang sulit.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI diketahui memiliki berbagai program bantuan sosial, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang bertujuan membantu masyarakat rentan miskin dan keluarga penerima manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan sosial dilakukan berdasarkan pendataan sosial ekonomi masyarakat melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Namun, di lapangan masih ditemukan warga yang mengaku layak menerima bantuan, tetapi belum terdata atau belum mendapatkan bantuan sosial.
Salah satu warga yang mengeluhkan hal tersebut adalah Wiwik, warga Desa Cempaka Timur. Kepada awak media, ia mengaku hingga saat ini belum pernah menerima bantuan sosial dalam bentuk apa pun.
“Saya tidak pernah mendapatkan bantuan apa pun, padahal kondisi rumah saya seperti ini,” ujarnya, Sabtu (17/5/2026).
Wiwik juga mengaku heran karena status desil ekonominya berubah. Menurutnya, sebelumnya dirinya berada pada desil 3, namun kini berubah menjadi desil 5.
“Dulu saya desil 3, sekarang jadi desil 5. Saya sudah capek protes ke desa, tetapi belum ada hasil. Sampai sekarang saya belum pernah menerima bantuan apa pun. Saya sangat kecewa,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, dapat meninjau langsung kondisi keluarganya dan memberikan solusi terkait bantuan sosial yang dibutuhkan.
“Saya berharap Dinas Sosial Lampung Utara bisa membantu dan meninjau langsung keadaan saya karena saya memang sedang kesulitan ekonomi,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Cempaka Timur maupun operator SIKS-NG setempat belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut dan alasan yang bersangkutan belum menerima bantuan sosial.
(Yosef)
