![]() |
| Polsek Kedungwaru bersama Inafis Polres Tulungagung menangani penemuan mayat pria tanpa identitas yang tergantung di perkebunan Desa Gendingan, Kedungwaru. |
Solidaritas.Online – Polsek Kedungwaru bersama unit inafis Polres Tulungagung menangani kasus penemuan mayat seorang pria tanpa identitas yang tergantung di salah satu pohon di areal perkebunan Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru. Temuan tersebut menggegerkan warga setempat pada Selasa (20/1/2026).
Temuan Mengejutkan di Perkebunan Kapolsek Kedungwaru AKP Karnoto menerangkan bahwa awal temuan berawal pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 09.45 WIB, ketika seorang warga yang tengah mencari rumput untuk pakan ternak mencium aroma busuk yang sangat menyengat di semak-semak perkebunan. Setelah menelusuri sumber bau, saksi menemukan sesosok tubuh manusia dalam kondisi tidak utuh di bawah pohon.
Karena takut, saksi memilih meninggalkan lokasi dan baru melapor ke perangkat desa pada keesokan harinya sekitar pukul 08.30 WIB. Laporan ini kemudian diteruskan ke kepolisian.
Kondisi Korban Saat ditemukan, jenazah pria itu sudah dalam kondisi membusuk sehingga identifikasi wajah sulit dilakukan. Kepala korban tergantung pada dahan pohon, sementara bagian tubuh tergeletak di bawahnya.
Korban diperkirakan berusia sekitar 40–45 tahun dan mengenakan kaus lengan pendek, celana panjang, serta sandal. Hingga kini identitas korban masih belum diketahui.
Proses Penanganan Petugas dari Unit Inafis dan tim medis segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi jenazah.
Selanjutnya, mayat dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses autopsi dan pencocokan data pribadi.
Kapolsek menyatakan bahwa polisi masih mendalami kasus ini, termasuk mencari tahu apakah ada unsur tindak pidana atau motif lain di balik peristiwa tragis tersebut. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa diminta untuk segera menghubungi pihak kepolisian.
(Dadang)
