Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Menkeu Pastikan Rupiah Tetap Stabil di Tengah Gejolak Pasar Global

10 Maret 2026 | 20:13 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-10T13:13:28Z
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan stabilitas rupiah masih aman berkat fondasi ekonomi yang kuat dan koordinasi pemerintah dengan Bank Indonesia.

Solidaritas.Online - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika pasar global. Menurutnya, penguatan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor utama agar pergerakan rupiah tetap terkendali.
Hal tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (10/3).

Ia menilai, stabilitas nilai tukar akan lebih mudah dijaga apabila kondisi ekonomi domestik berada dalam keadaan sehat.

“Selama fondasi ekonomi kita bagus, mengendalikan rupiah lebih mudah dibandingkan jika kondisi ekonomi sedang tidak baik,” ujarnya.

Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan otoritas moneter guna memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga. 

Upaya tersebut dilakukan melalui pengelolaan likuiditas yang memadai di dalam sistem keuangan serta pemantauan intensif terhadap pergerakan nilai tukar.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menjadi kunci penting dalam meredam potensi gejolak yang berasal dari pasar global.

“Kalau kita memastikan perkembangan ekonomi baik, likuiditas di sistem cukup, dan BI memonitor kondisi nilai tukar, maka kerja sama yang baik antara pemerintah dan BI sangat penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Jika koordinasi seperti ini terjaga, gejolak pasar global tidak akan terlalu sulit dikendalikan,” kata Purbaya.

Selain itu, ia juga menanggapi kekhawatiran mengenai potensi dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap anggaran subsidi energi pemerintah, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Purbaya menegaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia masih cukup kuat untuk menahan dampak kenaikan harga energi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Kita masih aman, masih kuat. Kenaikan ini baru terjadi beberapa hari. Subsidi energi dihitung untuk satu tahun penuh, dengan asumsi rata-rata harga sekitar 70. Jadi kenaikan beberapa hari ini belum cukup untuk mengubah anggaran kita. Kita masih bisa menyerapnya,” ujarnya.
×
Berita Terbaru Update