Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pencatutan Nama Heri Prasojo Dikecam Ketua LSM GMBI KSM Kotabumi Utara

25 Februari 2026 | 20:47 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-25T13:47:22Z
Beredarnya pesan WhatsApp yang mencatut nama Heri Prasojo selaku Ketua Wilter LSM GMBI Lampung menuai kecaman dari Ketua KSM Kotabumi Utara, Robiyanto. Organisasi memastikan nomor tersebut palsu dan meminta pelaku diproses hukum.

Solidaritas.Online - Beredarnya pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Heri Prasojo, selaku Ketua Wilter LSM GMBI Provinsi Lampung, di lingkungan pendidikan Kabupaten Way Kanan menuai kecaman dari Ketua Distrik LSM GMBI KSM Kotabumi Utara, Robiyanto.

Robiyanto mengecam keras tindakan oknum yang mencatut nama Ketua Wilter LSM GMBI Lampung tersebut. Ia menegaskan bahwa perbuatan tersebut telah meresahkan dan mencoreng nama baik organisasi.

“Kami mengecam keras perbuatan oknum yang mengatasnamakan organisasi. Pesan tersebut diduga berisi komunikasi yang mengarah pada kepentingan tertentu dengan membawa-bawa nama LSM GMBI. Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum,” tegas Robiyanto, Senin (24/2/2026).

Ia juga mendesak agar persoalan pencatutan nama Ketua Wilter LSM GMBI Lampung yang menghubungi sejumlah kepala sekolah tingkat SLTA di Way Kanan segera diusut tuntas. 

Menurutnya, tindakan tersebut membuat jajaran organisasi gerah karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di lingkungan pendidikan.

Robiyanto menambahkan, modus pencatutan nama pejabat organisasi atau tokoh publik untuk kepentingan pribadi bukanlah hal baru. Namun, apabila benar menyasar institusi pendidikan, tindakan tersebut tergolong serius karena dapat mencederai nama baik organisasi, menimbulkan keresahan di lingkungan sekolah, serta berpotensi mengarah pada dugaan penipuan atau pemerasan.

Secara hukum, tindakan mengatasnamakan orang lain tanpa izin dapat dikategorikan sebagai penipuan atau pencemaran nama baik, tergantung pada isi dan tujuan komunikasi yang dilakukan.

Ia menegaskan bahwa seluruh komunikasi resmi organisasi dilakukan melalui jalur formal dan nomor yang telah dikenal secara internal maupun publik.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat dan pihak sekolah agar tidak langsung merespons pesan mencurigakan. Verifikasi perlu dilakukan langsung kepada pihak organisasi serta segera melaporkan jika terdapat indikasi penipuan atau bentuk tekanan tertentu.

“Jika benar ada pihak yang sengaja mencatut nama Ketua Wilter LSM GMBI Lampung untuk kepentingan pribadi, maka tindakan tersebut bukan hanya mencoreng nama organisasi, tetapi juga berpotensi melanggar hukum pidana,” ujarnya.

Sementara itu, klarifikasi langsung telah dilakukan oleh pihak ketiga kepada Heri Prasojo melalui pesan singkat WhatsApp. Dalam keterangannya, Heri memastikan bahwa nomor yang beredar tersebut bukan miliknya.

“Bukan, itu bukan nomor saya dan saya tidak pernah menghubungi kepala sekolah SLTA sederajat di Way Kanan. Itu ulah oknum yang mencari kesempatan,” tegasnya melalui pesan singkat.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap berbagai bentuk pencatutan nama tokoh atau organisasi demi keuntungan pribadi. Dunia pendidikan, khususnya di Way Kanan, tidak boleh menjadi sasaran praktik oknum yang tidak bertanggung jawab.


(Yosef) 
×
Berita Terbaru Update