Solidaritas.Online – Petarung Muaythai profesional asal Purwakarta, Rafly Shakur, kembali menjadi sorotan jelang penampilannya di ajang Triumph Fight Uprising yang akan digelar di Jakarta pada 31 Januari 2026.
Fighter muda berusia 20 tahun ini terus menunjukkan konsistensi prestasi dan dedikasi di dunia olahraga tarung nasional.
Sebagai Former Champion WBC Muaythai Indonesia 2024 kelas Welter dan fighter Muaythai profesional pertama asal Purwakarta, Rafly Shakur membawa harapan besar masyarakat daerahnya.
Dengan rekor profesional 5-2-0, Rafly dijadwalkan menghadapi petarung asal Lombok, Restu Mulia, dalam duel kelas Welter 66,6 kilogram yang diprediksi berlangsung ketat dan penuh gengsi.
Dukungan terhadap Rafly Shakur tidak hanya datang dari kalangan pecinta olahraga tarung, namun juga dari berbagai elemen masyarakat Purwakarta.
Salah satunya datang dari Irfan Mahaz Mahendra, advokat muda asal Purwakarta yang juga menjabat sebagai wakil ketua keanggotaan DPC Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kab. Purwakarta.
Irfan Mahaz Mahendra menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan dan konsistensi Rafly Shakur dalam mengharumkan nama Purwakarta di level nasional.
Menurutnya, kehadiran Rafly di panggung profesional merupakan bukti bahwa anak muda Purwakarta mampu bersaing secara sportif dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Rafly Shakur adalah contoh nyata anak muda Purwakarta yang berani bermimpi besar dan bekerja keras untuk mencapainya. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh perjuangannya di Triumph Fight Uprising,” ujarnya.
Ia juga berharap kehadiran Rafly di ajang tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Purwakarta untuk menekuni bidang olahraga secara serius, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus menjauhkan diri dari aktivitas negatif.
Dengan dukungan yang terus mengalir, Rafly Shakur diharapkan mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik dalam laga mendatang, sekaligus kembali mengibarkan nama Purwakarta di kancah olahraga tarung Indonesia.
