Solidaritas.Online - Yayasan Insan Cahaya Arrizquha menggelar kegiatan Family Gathering selama dua hari, 22–23 Desember 2025, bertempat di kawasan wisata Sari Ater, Kabupaten Subang.
Kegiatan ini diikuti oleh relawan dapur, mitra kerja, serta perwakilan SPPG sebagai bagian dari agenda internal yayasan untuk memperkuat kebersamaan dan koordinasi antar dapur.
Kegiatan tersebut menjadi ruang temu bagi relawan dari berbagai dapur yang selama ini lebih banyak beraktivitas secara terpisah. Dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), relawan terbagi di beberapa titik dapur, seperti Dapur Cisereuh, Citalang, dan Jatiluhur, sehingga interaksi lintas dapur relatif terbatas.
Ketua panitia kegiatan, Linda Yuliani S, menyampaikan bahwa Family Gathering ini memiliki tujuan utama membangun kedekatan antarrelawan agar tercipta kerja sama yang lebih solid ke depannya.
“Family Gathering ini menjadi ajang bertemunya relawan antar dapur agar saling mengenal, saling menguatkan, dan membangun kekompakan,” tambahnya.
Menurut Linda, kegiatan ini diikuti oleh seluruh relawan yayasan, mitra kerja, serta SPPI. Kehadiran relawan bersifat menyeluruh karena kegiatan ini tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan internal organisasi.
Melalui kegiatan tersebut, yayasan berharap muncul semangat baru dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar anak-anak sebagai penerima manfaat. Linda menegaskan bahwa kualitas sumber daya relawan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program, terutama dalam hal penyajian makanan yang aman dan layak konsumsi.
“Kami berharap setelah kegiatan ini, relawan semakin kreatif dalam menyajikan makanan, lebih bersemangat, dan semakin memperhatikan aspek sterilitas, karena ini menyangkut masa depan gizi anak-anak,” ujar Linda Yuliani.
Selain penguatan solidaritas, Family Gathering ini juga dirancang sebagai sarana penyegaran bagi relawan. Aktivitas harian yang didominasi oleh kegiatan dapur, seperti memasak, pengolahan bahan, dan pengemasan, dinilai membutuhkan jeda agar relawan tidak mengalami kejenuhan.
Dalam kesempatan tersebut, relawan diajak menikmati suasana alam terbuka dan udara segar sebagai bentuk pemulihan energi sebelum kembali menjalankan tugas masing-masing.
“Kami ingin relawan bisa melihat alam, beristirahat sejenak dari rutinitas dapur, supaya energi dan semangat mereka kembali terisi,” pungkasnya.
Yayasan Insan Cahaya Arrizquha berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antar dapur serta meningkatkan kualitas pelayanan program sosial yang dijalankan secara berkelanjutan bagi masyarakat.
(Angraena )
.jpg)