Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dorong Ekonomi Kreatif, Pemkab Tulungagung Gelar Panggung Musik Gegara Bunyi

19 April 2026 | 22:11 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-19T15:11:39Z
Peringatan Hari Musik Nasional di Tulungagung dimeriahkan panggung “Gegara Bunyi”. Plt Bupati dorong musik lokal jadi penggerak ekonomi kreatif daerah.

Solidaritas.Online - Peringatan Hari Musik Nasional di Kabupaten Tulungagung berlangsung meriah melalui panggung apresiasi bertajuk “Gegara Bunyi” yang digelar di kawasan Taman Nol Kilometer, Sabtu malam (18/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mengangkat potensi musik lokal sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif.

Suasana penuh energi terasa sejak awal acara. Dentuman musik berpadu dengan harmonisasi instrumen dari para musisi lokal yang tampil memukau, menyedot perhatian ratusan penonton. Penampilan mereka dinilai tak kalah dengan musisi tingkat nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, hadir langsung bersama Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, Ketua Pakudhatu beserta pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, serta para seniman dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa musik memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam pembangunan budaya dan identitas daerah.

“Musik adalah cerminan zaman sekaligus kekuatan budaya. Ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap ekosistem musik, mulai dari penyediaan ruang ekspresi hingga peningkatan kapasitas pelaku seni. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis musik di Tulungagung.

Di akhir acara, Plt Bupati mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar. 

Ia berharap peringatan Hari Musik Nasional melalui “Gegara Bunyi” dapat menjadi momentum kebangkitan musik lokal serta melahirkan musisi berdaya saing tinggi yang tetap berakar pada kearifan budaya daerah.


(Dadang) 
×
Berita Terbaru Update